Banjarmasin,29 juni
2011
Mungkin
kemarin kamu boleh mengembangkan senyummu..
Tapi itu
kemarin dan BUKAN hari ini....
Kemarin
tidaklah berarti banyak jika masih ada hari ini dan besok...
Dan kemarin
tidaklah berarti apa-apa jika hari ini adalah penentuan dan kau telah GAGAL
menjalaninya...
Yang perlu
kau ingat yang tersenyum terakhirlah yang menang...
Berbanggalah
kau dengan harta ORANG TUAmu... berbanggalah hanya untuk kali ini
Dan aku
masih memberikan kesempatan kaun untuk tertawa,tertawa dengan penuh kesombongan...
Karena ku
yakin tawa itu hanya sementara dan akan segera hilang...
Dan akan
berganti dengan senyum kekecewaan yang akan segera berubah menjadi tangisan
yang tak berarti
Aku jauh
lebih bangga mempunyai teman seperti DIA... orang yang tak pernah mengeluh
hanya karena hal kecil atau terlalu membanggakan hal-hal kecil yang orang lain
pun dapat meraihnya...
Apalagi
merendahkan orang lain atau membicarakan TEMANnya sendiri di belakang dan
merendahkan TEMANnya sendiri di hadapan muka temannya itu...
Ya... kau
memang tak punya hati...
Tapi tak
apa....
Karena
sekarang aku dapat mematahkan ucapanmu itu wahai TEMAN
Ku berharap
tak menemui orang sepertimu lagi di detik-detik berikutnya..
Jika kamu
pikir dunia ini selalu untuk orang yang berkuasa...
Maka itu
adalah salah besar karena di dunia ini siapa yang paling tahan dan kuatlah yang
mampu untuk hidup...
Kekuasaanmu
mungkin pernah membuatmu MERASA hebat tapi ku bertaruh tak kan lama...
Dan itu
telah terbukti pada saat ini...
Aku tak
ingin takabur kawan,karena aku bukan sepertimu...
Aku hanya
ingin kau sadar setidaknya hanya untuk saat ini..
Karena aku
masih menghargai KAU sebagai TEMAN..
Tapi jika
kau tak sadar pun ku tak rugi sedikit pun...
Malah itu
lebih baik
Ini bukan untuk memperlihatkan kepadamu...
Tapi ini
hanya untuk sekedar membuktikan padamu...
Bahwa diam
ku kemarin bukanlah kebisuan semata tapi lebih kearah BERGERAK TANPA SUARA.,
0 komentar:
Posting Komentar