Hari ini tepat tanggal 1 januari 2015, tahun kedua merayakan
(dikos) tahun baru di perantauan. Sama seperti tahun2 sebelumnya. Gak ada yang
special. Karena sejak kecil tidak pernah terbiasa merayakan tahun baruan.
Membeli terompet tahun baru pun hanya sekali seumur hidup dan ditiup ketika tgl
31 desember gak lewat dari pukul 9 malam. Karena berisik. Ganggu tetangga.
Sekarang padahal udah tinggal dijakarta. Kota dengan acara
tahun baru paling meriah(mungkin). Tapi tetap memutuskan untuk stay dikosan.
Gak kemna2 bahkan sekedar ngumpul2 bareng temen bakar2( kosan orang).
Terlalu males jalan dimalam tahun baru, pasti jalanan macet.
kelakuan org dijalan juga pasti semakin menggila karena mengejar waktu sampai
ditempat perayaan tahun baru.
Disamping itu tugas PPDS yg baru dikasih tgl 31 desember
2014 dan seharus dikumpul malamnya pukul 23.59(tapi karena kebaikan dosen
diundur jadi tgl 1 januari 2015), semakin menguatkan niat ini untuk tetap
dikos.
Selain itu sebenarnya mindset sejak kecil yang selalu
berfikir kalau apalah arti tahun baru? bukankah tahun baru hanya sekedar
berganti tanggal? apa bedanya dengan tgl 1 januari ke 2 januari? atau tanggal
30 desember ke 31 desember?apakah dengan berubahnya penulisan tahun semua jadi
tiba2 berubah jadi baik? semua tergantung pribadi masing2, apakah ingin berubah
menjadi lebih baik atau tidak.bukankah seharusnya kita tak perlu menunggu tahun
yang baru utk berubah?
terkadang pertanyaan diatas memiliki banyak jawaban. Bahkan
terlampau banyak. Tergantung kita menanyakannya pada siapa,kapan,dan dari sisi
mana.
mungkin satu yang kumengerti. Tahun baru adalah moment yang
digunakan orang2 untuk berkumpul, dimana terkadang kita sebagai manusia terlalu
sibuk.dengan urusan masing2 sehingga perlu 1 waktu untuk sekedar melepas lelah…
Mau merayakan atau tidak semua tergantung kita. Yang jelas
jangan berlebihan karena segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik.
Salam.Dari kasur kosan.Sembari mendengar letupan kembang api
tetangga(mungkin stock kemaren belum habis).Sekian.
0 komentar:
Posting Komentar