Curhat: Reason


Tak pernah terpikir impian masa kecil untuk menjejakkan kaki diibukota akan tercapai, bahkan tak hanya menjejakkan kaki untuk sekedar liburan, tapi merantau.Adek merantau bang, meneruskan belajar di kampung orang.
Dulu ketika kecil, sangat ingin mendapat peringkat pertama karena selalu diiming-imingi hadiah akan ke jakarta ketika.liburan, lalu ketika harapan itu tercapai,rasa puaslah yg dirasa tak terpikir lagi hadiah itu.
Siapa yang tau bahwa Tuhan menjamah do'a sederhana itu dan menyimpannya lalu memberikannya sekarang dalam bentuk yang terbaik dan pada waktu yg terbaik.
Tak pernah terpikir bahwa akan bertemu, berteman, lalu berkangen-kangen ria dengan anak-anak yang berbeda bahasa ibu.
Lalu tak pernah terpikir juga bahwa suatu pelajaran hitung-hitungan akan sesulit ini. Tak pernah terbayang juga harus menghapal eh membuktikan rumus yang udah terbukti. Tak pernah terlintas juga dalam pikiran akan menghabiskan masa kuliah dengan notasi sigma dan integral hampir disemua mata kuliahnya.
Tak pernah terpikir juga akan bertemu dan belajar(baca:diajari)bersama dengan anak-anak yg cerdas, rajin, pintar, yang membuat seorang anak dari dusun ini ciut.
yah hidup memang misteri Illahi… tapi yang jelas everything happens for a reason. kenapa kamu ada disini. untuk apa kamu disini. Semua ada alasannya. atau mungkin kamu adalah alasan bagi hidup seseorang. semua sudah ada yang mengatur. Karena tak ada yang kebetulan dalam hidup ini.

-Hanya curhat dimalam hari, sambil mendengar gerimis hujan dibumi otista.


0 komentar:

Posting Komentar