Angka 4 bulan ini seolah menjadi angka keramat bagi sebagian orang. You know lah what I mean. πΆπΆ
Begitupun bagi kami mahasiswa tingkat 4 ST*S. Bukan karena
kami (mahasiswa angkatan tua) ini ikut dalam aksi (yg katanya) terbesar tahun
ini. Tapi lebih kepada beban terbesar kami tahun ini. Yes, skripsi begitu
orang-orang memanggilnya. Tanggal 4 bulan ini memang ada kuliah umum tentang
brainstorming skripsi.
Deadline proposal yg masih tak ada kabarnya membuat (sebagian) kami berandai-andai tentang pengunduran tanggal deadline. Benar2 tipikal khas mahasiswa.
.
.
.
Terdengar cupu memang saat sebagian besar mahasiswa lain ikut dalam gerakan itu kami para “mahasiswa plat merah” ini hanya bisa diam. Karena dilarang untuk turun ke jalan. Ehm, dilarang? Ya, sepertinya peraturan itu tertulis dalam buku pedoman mahasiswa. Tapi walaupun itu tak tertulis. Kupikir kami lebih memilih “bergerak” dengan cara kami sendiri. Karena “bergerak” tak hanya dengan turun ke jalan bukan?
Misalnya bergerak ke perpustakaan yang berisi jendela dunia. Bergerak. Ambil bukumu. Buka laptopmu. Kerjakan skripsimu.
.
.
.
Terlalu banyak analisis tentang tgl 4. Dari yg masuk akal. Begitu keluar tak lagi berakal (abaikan) . Gimana jika kita analisis, faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian indonesia aja ? Atau analisis ekspor-impor komoditas utama ke negara tujuan?
Pakai metode apa tuh?. Time series? Eh tapi datanya kurang panjang ya? Ehm dibikin panel aja. Padahal RLB juga bisa sih. 4 tahun belajar statistik masa pakai RLB. Terus RLB nangis di pojokan sambil berdoa salah RLB apasih ya Allah? π’.
.
.
Yaa percakapan diatas adalah obrolan khas anak tingkat 4 di kelas. Di mesjid. Di kantin. Di toilet. Bahkan sampai di jalan menuju pulang. Tentu percakapan diatas tak berhubungan langsung dengan tgl 4. Tapi biarlah. Karena yg korelasinya tinggi saja bisa jadi spurious. Jadi bisa saja yg korelasinya 0 bisa jadi berjodoh ( loh kok jadi ke jodoh)π π .
.
.
Akhir kata selamat malam para pejuang skripsi!!! Selamat melanjutkan proposal❤
Deadline proposal yg masih tak ada kabarnya membuat (sebagian) kami berandai-andai tentang pengunduran tanggal deadline. Benar2 tipikal khas mahasiswa.
.
.
.
Terdengar cupu memang saat sebagian besar mahasiswa lain ikut dalam gerakan itu kami para “mahasiswa plat merah” ini hanya bisa diam. Karena dilarang untuk turun ke jalan. Ehm, dilarang? Ya, sepertinya peraturan itu tertulis dalam buku pedoman mahasiswa. Tapi walaupun itu tak tertulis. Kupikir kami lebih memilih “bergerak” dengan cara kami sendiri. Karena “bergerak” tak hanya dengan turun ke jalan bukan?
Misalnya bergerak ke perpustakaan yang berisi jendela dunia. Bergerak. Ambil bukumu. Buka laptopmu. Kerjakan skripsimu.
.
.
.
Terlalu banyak analisis tentang tgl 4. Dari yg masuk akal. Begitu keluar tak lagi berakal (abaikan) . Gimana jika kita analisis, faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian indonesia aja ? Atau analisis ekspor-impor komoditas utama ke negara tujuan?
Pakai metode apa tuh?. Time series? Eh tapi datanya kurang panjang ya? Ehm dibikin panel aja. Padahal RLB juga bisa sih. 4 tahun belajar statistik masa pakai RLB. Terus RLB nangis di pojokan sambil berdoa salah RLB apasih ya Allah? π’.
.
.
Yaa percakapan diatas adalah obrolan khas anak tingkat 4 di kelas. Di mesjid. Di kantin. Di toilet. Bahkan sampai di jalan menuju pulang. Tentu percakapan diatas tak berhubungan langsung dengan tgl 4. Tapi biarlah. Karena yg korelasinya tinggi saja bisa jadi spurious. Jadi bisa saja yg korelasinya 0 bisa jadi berjodoh ( loh kok jadi ke jodoh)π π .
.
.
Akhir kata selamat malam para pejuang skripsi!!! Selamat melanjutkan proposal❤

0 komentar:
Posting Komentar